Brand Tisense merupakan project sustainable dari CV Bali Farmer Skinca Indonesia adalah perusahaan yang lahir dari semangat untuk menghadirkan produk perawatan kulit alami berkualitas tinggi, berbasis bahan organik, dan berkelanjutan. Berlokasi di Bali, kami mengambil inspirasi dari kearifan lokal para petani yang telah lama memanfaatkan kekayaan alam Nusantara untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit.
Dengan pengalaman lebih dari satu dekade di industri kosmetik Indonesia, kami percaya bahwa keindahan sejati bersumber dari harmoni antara alam, teknologi modern, dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Oleh karena itu, kami merancang setiap produk dengan menggabungkan bahan-bahan alami terbaik yang diproses melalui riset ilmiah, sehingga menghasilkan skincare yang tidak hanya efektif, tetapi juga ramah lingkungan.
Kami berkomitmen untuk:
Tisense percaya bahwa masa depan skincare adalah kembali ke alam tanpa meninggalkan inovasi. Kami tidak hanya ingin menjadi merek skincare, tetapi juga bagian dari gerakan menuju gaya hidup yang lebih alami, sadar, dan bertanggung jawab.
Tisense adalah pilihan tepat bagi Anda yang mencari skincare alami berkualitas tinggi. Setiap produk kami menggabungkan bahan organik terbaik dari alam Bali dengan inovasi modern, sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan petani lokal. Dengan standar internasional yang ketat, kami menghadirkan perawatan kulit yang aman, efektif, dan membawa kearifan lokal ke panggung global. Semua berawal dari perjalanan founder dari brand Tisense di industri kecantikan. Selama bertahun-tahun, ia belajar bahwa kualitas terbaik selalu berasal dari bahan yang paling murni—bahan yang lahir dari alam, dirawat dengan hati, dan diolah secara berkelanjutan. Dari sanalah ia mulai bertanya pada diri sendiri: Bisakah ia menciptakan produk yang bukan hanya baik untuk kulit, tetapi juga baik untuk bumi dan orang-orang yang merawatnya? Pertanyaan itu membawanya pergi… ke Bali. Di Bali, aku bertemu para petani aloe vera yang bekerja dalam kesederhanaan namun dengan dedikasi yang mendalam. Tanah mereka subur, tangan mereka terampil, dan semangat mereka tulus. Di sinilah aku menemukan Alove Farm, sebuah komunitas petani yang dulu pernah memiliki sertifikasi organik standar Eropa untuk aloe vera mereka. Sayangnya, sertifikasi itu tidak dapat diperpanjang karena jumlah petani berkurang menjadi 12 orang—kurang dari batas minimum 23 petani. Namun hal itu tidak menghentikan mereka. Mereka tetap menjaga kualitas, mempertahankan standar organik nasional, dan bekerja dengan sepenuh hati. Dan melihat komitmen itu, aku tahu satu hal: Tisense harus dimulai dari tangan mereka.